Gelper Liar di wilayah Kabil Marak, Begini Respon Polsek Nongsa

Beberapa lokasi yang ditemukan adanya mesin gelanggang permainan didalam warung. (Foto: Tim)


Batam, Seputarterkini.com - Praktik judi gelper liar di wilayah Kota Batam khususnya Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa melenggang bebas beroperasi meski di Bulan Suci Ramadhan.

Pantauan wartawan, sebanyak 5 titik lokasi judi berkedok gelanggang permainan (gelper) liar beroperasi di ruli tepi jalan Bumi Perkemahan, depan Puskesmas Kabil dan kedai tuak pinggir jalan tak jauh dari perumahan Jasinta.

Untuk mengelabuhi aparat Kepolisian, lokasi mesin gelper ini sengaja dititipkan ditempat penjualan minuman tuak yang berada di wilayah Kabil. 

"Meski bulan suci Ramadhan, 5 titik gelper di wilayah Kabil tetap beroperasi. Kami warga setempat resah dengan praktik-praktik judi seperti ini," ungkap salah satu warga diseputaran lokasi.

Menurutnya, praktik judi gelper liar itu sudah berjalan sejak dua bulan terakhir. Kelima lokasi lepas dari pantauan aparat Kepolisian hingga kini keberadaannya cukup meresahkan warga.

"Tak jarang, warga sambil minum-minum dan bermain judi di area tersebut. Namun, sejauh ini tidak ada penindakan dari aparat penegak hukum. Kami berharap kampung kami ini bersih dari praktik perjudian," jelasnya. 

Sebelumnya, tim gabungan TNI-Polri dan Satpol PP membongkar sejumlah bangunan liar yang disinyalir sebagai arena perjudian di Simpang Dam, Kecamatan Sei Beduk, Jum’at (31/3/2023)

Diketahui, hal tersebut bertujuan untuk meminimalisir segala bentuk penyakit masyarakat yang memberikan dampak buruk dilingkungan masyarakat. 

Lain halnya di wilayah Kabil, Kecamatan Nongsa, praktik judi gelper liar justru malah melenggang bebas beroperasi meski di bulan Suci Ramadhan. 

Menanggapi hal tersebut, pihak Polsek Nongsa akan mengkroscek informasi keberadaan arena gelper liar  di wilayah hukumalnya. 

"Makasih infonya, kita kroscek ya," kata Kapolsek Nongsa, Kompol Fian Agung Wibowo melalui Kanit Reskrim, Iptu Ardiansyah, Sabtu (8/4/2023). (Tim)

Lebih baru Lebih lama