Batam, Seputarterkini.com - Video promosi milik Klinik Hildove Estetica Batam diduga mengandung unsur pornografi serta dinilai kurang pantas untuk konsumsi publik.
Video yang beredar luas di media sosial itu menampilkan narasi bertuliskan “konten 18+” disertai adegan sugestif yang menyerupai hubungan layaknya suami istri.
Konten promosi tersebut melibatkan seorang influencer untuk menarik minat publik terhadap layanan yang ditawarkan Klinik Hildove Estetica.
Tayangan ini menuai kritik tajam karena dianggap melanggar norma kesusilaan serta berpotensi melanggar peraturan perundang-undangan terkait pornografi
Konten promosi tersebut diunggah melalui akun kolaborasi media sosial, antara lain akun @juniusmaitris (Junius Maitris), @shellyoct_ (Shelly Octora), serta akun resmi klinik @hildoveestetica.
Sejumlah warga menilai promosi tersebut sangat tidak layak, terlebih dikaitkan dengan layanan kesehatan dan kecantikan yang seharusnya menjunjung tinggi etika, profesionalisme, dan tanggung jawab sosial.
Menanggapi itu, Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Batam, dr. Didi Kusmarjadi, Sp.OG mengatakan bahwa promosi dengan unsur pornografi tidak dapat dibenarkan.
“Tidak layak promosi dengan unsur pornografi. Hari ini juga tim kami akan turun langsung untuk mengecek ke lokasi,” ujar dr. Didi, Kamis (22/1/2026). (Red)

